background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Rabu, 08 Oktober 2025
IAHN GDE PUDJA MATARAM TUTUP ASESMEN BAN-PT: “HARAPAN BESAR UNTUK RAIH AKREDITASI TERBAIK”

Mataram, 8 Oktober 2025 Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram resmi menutup rangkaian Asesmen Lapangan (AL) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Rabu (8/10). Kegiatan ini menandai berakhirnya proses peninjauan dan verifikasi data akreditasi perguruan tinggi yang berlangsung sejak 6 Oktober 2025. Asesmen lapangan dipimpin oleh tiga asesor BAN-PT, yakni Prof. Dr. Made Sudarma, SE., MM., Ak., Prof. Dr. Ing. Ir. I Made Londen Batan, M.Eng., dan Prof. Dr. Hesti Sadtyadi, SE., M.Si. Kehadiran para asesor didampingi pula oleh perwakilan BAN-PT, Adi Putro Hastariyadi, S.Pd., MM, serta perwakilan Direktorat Jenderal Bimas Hindu, Roni Kriswanto. Selama tiga hari, tim asesor melaksanakan sesi pemaparan dan klarifikasi dokumen, serta sesi wawancara dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga stakeholder. Agenda terakhir ditutup dengan acara penutupan yang diawali penyampaian rekomendasi kepada pihak kampus sebagai bahan evaluasi. Kami melihat adanya keseriusan IAHN Gde Pudja Mataram dalam membangun sistem akademik yang berkualitas. Namun tentu ada beberapa catatan penting yang dapat menjadi rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut, ungkap Prof. Sudarma. Dalam kesempatan yang sama, Prof. Londen menyoroti harapan besar dari para informan pada sesi wawancara. Banyak yang berharap agar IAHN Gde Pudja Mataram dapat segera bertransformasi menjadi universitas. Harapan ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang penting bagi Bapak Rektor dan seluruh jajaran. Proses menuju universitas bukan hanya soal status, melainkan juga kesiapan dalam mutu akademik, riset, serta tata kelola, tegasnya.Senada dengan hal tersebut, Prof. Hesti mengingatkan pentingnya menjadikan asesmen sebagai refleksi bersama. Asesmen ini bukan sekadar penilaian, tetapi juga momentum introspeksi untuk menjadikan kampus lebih unggul, ujarnya. Rangkaian acara penutupan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara asesmen lapangan sebagai tanda resmi berakhirnya proses penilaian. Berita acara yang telah ditandatangani diserahkan kepada Rektor IAHN Gde Pudja Mataram dan perwakilan BAN-PT. Momen ini menjadi simbol kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar bagi institusi untuk terus meningkatkan kualitasnya. Di penghujung acara, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menutup kegiatan dengan penuh apresiasi. Kami sangat menghargai setiap rekomendasi yang diberikan. Terima kasih kepada tim akreditasi, para informan, hingga seluruh civitas akademika yang telah mendukung penuh proses asesmen ini, ujarnya. Rektor menegaskan komitmen dan harapannya. Kami berharap usaha maksimal yang telah kita jalankan bersama akan berbuah nilai akreditasi terbaik. Lebih dari itu, kami ingin menjadikan hasil asesmen ini sebagai pijakan untuk membangun IAHN Gde Pudja Mataram menjadi institusi yang semakin berkualitas, tambahnya. Sementara itu, Ketua Tim Akreditasi IAHN Gde Pudja Mataram, I Ketut Putu Suardana, M.I.Kom., turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Proses ini adalah hasil kerja kolektif. Kami berterima kasih kepada rekan-rekan tim akreditasi, panitia pelaksana kegiatan AL, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni dan stakeholder yang telah memberikan dukungan penuh. Semoga semua upaya ini berbuah manis dalam hasil akreditasi nanti, ucapnya. Dengan berakhirnya asesmen lapangan ini, IAHN Gde Pudja Mataram menantikan hasil resmi akreditasi dari BAN-PT. IAHN Gde Pudja Mataram berharap hasil akreditasi terbaik dapat diraih, sejalan dengan tekad menjadikan kampus ini sebagai rumah ilmu yang berkualitas dan berdaya saing. By:P26

Image
Selasa, 07 Oktober 2025
STRENGTHENING QUALITY STANDARDS: BAN-PT FIELD ASSESSMENT AT IAHN GDE PUDJA MATARAM

Mataram, October 7, 2025 The Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram held the opening ceremony of the Accreditation Field Assessment on Tuesday, October 7, 2025, at the 3rd Floor Auditorium of the Rectorate Building. The event was attended by the entire academic community of IAHN Gde Pudja Mataram, leaders of Hindu organizations at both district and provincial levels, alumni, and various stakeholders. The ceremony welcomed three assessors from the National Accreditation Board for Higher Education (BAN-PT), namely Prof. Dr. Hesti Sadtyadi, S.E., M.Si., Prof. Dr.-Ing. I Made London Batan, M.Eng., and Prof. Dr. Made Sudarma, S.E., M.M., Ak., CPA, along with one BAN-PT staff member. The program opened with a traditional welcoming dance performed by IAHN students, accompanied by the harmonious sound of the Gong gamelan ensemble, also played by the students. In his opening remarks, the Rector of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., warmly welcomed the assessors and all invited guests. He expressed his deep appreciation for the accreditation teams dedication and hard work in preparing for this important agenda. The Rector also requested guidance and constructive input from the assessors to advance the institution, while expressing his aspiration for IAHN Gde Pudja Mataram to develop further and achieve university status in the near future. Following this, remarks were delivered by the Chief Assessor, Prof. Dr. Made Sudarma, S.E., M.M., Ak., CPA. He began by introducing BAN-PT and explaining the criteria, requirements, and categories of evaluation in the accreditation process. He emphasized that the field assessment serves as a platform to identify both the strengths and weaknesses of the institution, enabling constructive evaluation that leads to positive transformation. As the sole national accreditation body in Indonesia, BAN-PT plays a vital role in maintaining and enhancing the quality of higher education. The institution provides recognition for academic programs and universities that meet established standards, ensuring that students receive education aligned with national and global benchmarks. Accreditation by BAN-PT not only guarantees accountability and credibility but also fosters competitiveness among higher education institutions. The field assessment itself is a crucial stage in the accreditation process. It involves direct observation and evaluation by BAN-PT assessors to verify the data submitted by the institution, while also assessing the implementation of academic and non-academic programs. This stage allows assessors to engage in dialogues with university leaders, faculty members, students, and stakeholders, thereby ensuring that the assessment reflects the institutions actual condition. Through this comprehensive process, accreditation aims to encourage continuous quality improvement within higher education institutions. It motivates universities and institutes like IAHN Gde Pudja Mataram to uphold high standards in teaching, research, and community service. Ultimately, the accreditation process seeks to assure the public that graduates are well-prepared, competent, and capable of contributing positively to society.The opening ceremony concluded with a group photo session, followed by the commencement of the assessment process led by the BAN-PT assessors. (by: DKS)

Image
Minggu, 28 September 2025
SINERGI PENDIDIKAN DAN HUKUM: KOLABORASI REKTOR DAN KAJARI MATARAM MENUJU GENERASI CERDAS HUKUM

Mataram, 28 September 2025 Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Pror. Dr .Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.,S.E.,M.Si.,M.Pd bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram, Dr. I Gde Made Pasek S..,SH, MH, menghadiri diskusi terbatas bersama tokoh umat dan tokoh agama. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (28/10/2025). Diskusi ini membahas upaya peningkatan kerja sama dan kolaborasi di bidang pendidikan dan hukum, serta penguatan tata kelola aset umat. Dalam kesempatan tersebut, Kajari menekankan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat sangat penting guna menciptakan pengelolaan aset umat yang lebih transparan, akuntabel, dan bermanfaat luas. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram turut menyampaikan komitmen perguruan tinggi untuk terus mendukung kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mencetak generasi muda yang berintegritas serta memiliki kesadaran hukum yang kuat. Sementara itu, tokoh umat dan tokoh agama yang hadir menilai pertemuan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjawab berbagai tantangan pengelolaan aset dan pendidikan umat di NTB. Melalui forum ini diharapkan terjalin tindak lanjut berupa program nyata yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, dunia pendidikan, serta pembangunan hukum di daerah. BY: P26

Image
Minggu, 28 September 2025
REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM HADIRI FGD PSN KORWIL NTB : PERKUAT MODERASI BERAGAMA DALAM LAYANAN KEUMATAN

Sumbawa, 27 September 2025: Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Koordinator Wilayah Nusa Tenggara Barat (Korwil NTB), dengan mengusung tema Peningkatan Profesionalisme PSN Menuju Jana Wicaksana dan Layanan Berdampak. FGD bertema penguatan moderasi beragama ini dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama, Prof. Dr. Drs.I Nengah Duija, M.Si. Dalam sambutannya, Prof. I Nengah Duija menekankan bahwa PSN memiliki peran penting dalam pelaksanaan ritual suci umat Hindu. Menurutnya, ritual bukan sekadar prosesi lahiriah, tetapi memiliki makna batiniah yang harus dipahami secara mendalam oleh para pemangku dan sulinggih. Para pemangku adalah bagian yang tidak terpisahkan dari upacara. Oleh karena itu, semua unsur dalam upacara harus berjalan dengan baik agar tidak menimbulkan dampak buruk terhadap rangkaian ritual yang sedang berlangsung, ujar Dirjen. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Umum PSN Ketua Korwil PSN Provinsi NTB, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTB, Kepala Bidang Bimas Hindu Provinsi NTB, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, tokoh agama Hindu, serta para pinandita dan peserta FGD berjumlah 200 orang. Dosen IAHN Gde Pudja Mataram juga hadir sebagai Moderator, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Murba Widhana, M.,Ag., dan Ni Komang Wiasti, SAg.,M.Pd.H. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap peran strategis PSN dalam menjaga, mengembangkan, dan melestarikan nilai-nilai ritual serta tradisi keagamaan Hindu di Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat. Dalam paparan materinya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. I Wayan Wirata menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama melalui pelayanan di bidang keagamaan yang berlandaskan pada nilai-nilai kearifan lokal dan semangat kebangsaan. By: P26

Image
Sabtu, 27 September 2025
MAHASISWA BERJAYA! MEDALI EMAS POMNAS XIX SEMARANG DIBAWA PULANG : REKTOR DAN SIVITAS AKADEMIKA APRESIASI PRESTASI MAHASISWA IAHN GDE PUDJA MATARAM

Semarang, 26 September 2025 . Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Mahasiswa IAHN Gde Pudja Mataram. Ni Wayan Prami Swari, berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga voli pasir (bola voli pantai) pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025 yang digelar di GOR Jatidiri Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 1927 September 2025. Ni Wayan Prami Swari adalah mahasiswi semester 3 Program Studi Manajemen Ekonomi, menunjukkan performa luar biasa hingga berhasil meraih Juara. Bersama timnya yang terdiri dari lintas perguruan tinggi, ia berhasil mengalahkan lawan-lawan tangguh dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan mengamankan posisi teratas. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram dan seluruh sivitas akademika menyampaikan rasa bangga atas capaian ini. Prof. Wayan Wirata yang saat ini berada di Sumbawa menyampaikan rasa bangganya kepada pembina UKM Olahraga Ida Bagus Benny Surya Adi Pamana,M.I.Kom. Prof. Wayan Wirata berpesan , mari kita dukung mahasiswa kita terus tingkatan prestasi . Terimakasih, kepada mahasiswa yang terus menunjukkan prestasinya saat ini di beberapa cabang olahraga, menjadi bukti bahwa mahasiswa IAHN tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di tingkat nasional dalam bidang olahraga, ujarnya. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik, seni, maupun olahraga, serta membawa nama baik kampus di kancah nasional. POMNAS 2025 diikuti oleh ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia dan menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet muda berbakat antarperguruan tinggi. Kemenangan ini menempatkan Ni Wayan Pramiswari dan IAHN Gde Pudja Mataram dalam jajaran kampus dengan prestasi olahraga yang patut diperhitungkan. Selamat dan apresiasi yang setinggi - tingginya karena telah mengharumkan nama IAHN Gde Pudja Mataram di tingkat nasional. Ukirlah terus prestasi dan jadilah kebanggaan almamater. By:P26

Image
Sabtu, 27 September 2025
DIRJEN BIMAS HINDU DI DAMPINGI REKTOR SAMBANGI LAHAN HIBAH IAHN GDE PUDJA MATARAM DAN HIJAUKAN SUMBAWA.

Sumbawa, 26 September 2025 - Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., mendampingi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., sambangi dan tanam pohon di lahan hibah IAHN Gde Pudja Mataram yang berlokasi di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Jumat (26/9). Kegiatan ini menjadi langkah awal penghijauan kawasan secara bertahap, sehingga saat pembangunan pengembangan kampus, lingkungan sekitar telah menjadi sejuk dan asri. Penanaman pohon tersebut juga menjadi simbol harmonisasi antara manusia dan alam, serta doa bersama agar proses transformasi kelembagaan dapat berjalan lancar. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menyampaikan harapannya agar pohon-pohon yang ditanam dapat hidup, tumbuh, dan berkembang memberikan kesejukan serta keharmonisan. Semoga tanaman ini menjadi saksi awal terbentuknya kampus IAHN Gde Pudja Mataram di Kabupaten Sumbawa, ungkap Prof. Wirata. Sementara itu, Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ia berharap kehadiran kampus ini mampu mendorong percepatan transformasi IAHN Gde Pudja Mataram menjadi Universitas Hindu Negeri. Dalam semangat menjaga kearifan tanah ini, semoga IAHN Gde Pudja Mataram segera mewujudkan transformasi menuju universitas, tegas Prof. Duija. IAHN Gde Pudja Mataram sebelumnya menerima hibah tanah seluas 3,5 hektare dari Dr. Zulkieflimansyah atau akrab disapa Bang Zul (Gubernur NTB Periode 2018 2023). Lahan yang terletak berdekatan dengan arena pacuan kuda Penyaring tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan status kampus dari institut menjadi universitas. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAHN Gde Pudja Mataram: Ir. Ni Wayan Ersani Wirata, Ketua Umum Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN): Pinandita Gede Pastika, Ketua PSN Provinsi NTB, Ketua PHDI Kabupaten Sumbawa, Penyelenggara Bimas Hindu Kabupaten Sumbawa, serta tokoh umat dan masyarakat. By:A9